You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
1.165 Tabung Apar Dibagikan ke Daerah Rawan Kebakaran di Jakut
photo Nurito - Beritajakarta.id

1.165 Tabung APAR Dibagikan ke Daerah Rawan Kebakaran di Jakut

Sebanyak 1.165 tabung alat pemadam api ringan (APAR) dibagikan ke daerah rawan kebakaran di Jakarta Utara, Rabu (10/1). Ini sebagai antisipasi awal adanya kebakaran di permukiman warga.

Ada 1.165 tabung APAR kita bagikan ke daerah rawan kebakaran

Kepala Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan mengatakan, pembagian APR|AR ini untuk mempermudah pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Sehingga jika terjadi kebakaran, warga lebih sigap dan sejak dini dapat memadamkan api dengan APAR. Tentunya mereka juga sudah dilatih terlebih dulu untuk mengoperasikan APAR tersebut.

“Ada 1.165 tabung APAR kita bagikan ke daerah rawan kebakaran. Setiap RW mendapatkan tabung dengan jumlah berbeda, tergantung dari tingkat kerawanannya,” ujar Satriadi Gunawan.

100 Tabung Apar Didistrubusikan ke Kelurahan Gelora

Menurutnya, pembagian tabung diutamakan ke daerah permukiman yang teridentifikasi agak sulit sumber airnya dan padat penduduk.

Ke-1.165 tabung ini dibagikan ke enam sektor kecamatan, masing-masing adalah, Kecamatan Cilincing sebanyak 221 tabung, Koja 220 tabung, Tanjung Priok 250 tabung, Kelapa Gading 150 tabung, Pademangan 130 tabung dan Penjaringan 194 tabung.

“Selain diberikan APAR, pengurus RW dan masyarakat juga diberikan pelatihan bagaimana cara penggunaannya. Pelatihan itu sudah rutin kita berikan dengan lokasi berbeda-beda,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5860 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2367 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2114 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1709 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1621 personNurito