You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jelang Paripurna Pengunduran Diri Jokowi, DPRD DKI Gelar Rapat Informal
photo Doc - Beritajakarta.id

Pimpinan DPRD dan Fraksi Gelar Rapat Informal

Sebelum menggelar rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi-fraksi terhadap pengunduran diri Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI Jakarta, pimpinan DPRD DKI dan Fraksi menggelar rapat koordinasi informal terlebih dahulu.

Persetujuan itu memang dijadwalkan diberikan hari ini. Tetapi, pagi ini ada rapat koordinasi informal terlebih dahulu antara pimpinan dewan dengan pimpinan fraksi

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI, Mangara Pardede mengatakan, rapat informal para pimpinan fraksi di dewan yang dimulai pukul 10.00 ini dilakukan untuk membahas mekanisme pemberian persetujuan pengunduran diri Jokowi. Mengingat, pada Jumat 3 Oktober 2014 lalu, DPR RI baru saja mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.

"Ada surat dari Kemendagri yang mengatakan bahwa DPRD harus mempertimbangkan juga pengganti peraturan di Undang-Undang Nomor 32," ujarnya di Balaikota, Senin (6/10).

Ahok Yakin Pengunduran Diri Jokowi Berjalan Mulus

Ia menuturkan, dalam revisi undang-undang itu disebutkan, penyampaian rencana pengunduran kepala daerah ke DPRD hanya bersifat pemenuhan etika aja. Sehingga, tidak menjadi masalah apabila ada fraksi di rapat paripurna yang menolak permintaan pengunduran diri Jokowi.

Mangara menegaskan, dengan adanya revisi undang-undang itu, persetujuan pengunduran diri Jokowi murni ada di tangan presiden yang berwenang untuk mengeluarkan Keppres. "Karena undang-undang itu sudah diteken dan berlaku. Jadi rapim itu akan memutuskan apakah lanjut (membahas pengunduran diri Jokowi) di paripurna atau tidak?," jelasnya.

Ia mengungkapkan, rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan fraksi-fraksi di DPRD DKI hari ini, bisa saja langsung berbuah keputusan tentang persetujuan pengunduran diri Jokowi sebagai Gubernur DKI. "Persetujuan itu memang dijadwalkan diberikan juga hari ini. Tapi, pagi ini ada rapat koordinasi informal terlebih dahulu antara pimpinan dewan dengan pimpinan fraksi," ungkapnya.

Seperti diberitakan, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, akan menggelar rapat paripurna pada Senin (6/10) dengan agenda Penyampaian Pandangan fraksi-fraksi terkait pengunduran diri Jokowi. "Senin, tanggal 6 Oktober, kita akan menggelar rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi terkait pengunduran dan pemberhentian Joko Widodo sebagai Gubernur DKI," ucapnya sambil mengetuk palu mengakhiri rapat paripurna, Kamis (2/10).

Prasetyo juga menjelaskan, DPRD DKI telah menerima surat pengunduran diri Jokowi dengan nomor 2246/0082 tanggal 2 September 2014. Surat tersebut sudah ditindaklanjuti melalui rapat pimpinan fraksi pada 30 September dan rapat pimpinan dewan pada 1 Oktober.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye2814 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1407 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1319 personAnita Karyati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1204 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1169 personTiyo Surya Sakti