You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
90 PPSU Bersihkan Puing dan Sampah Sisa Kebakaran Museum Bahari
photo Nurito - Beritajakarta.id

Petugas PPSU Bersihkan Puing Sisa Kebakaran Museum Bahari

Sebanyak 90 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bergotong-royong membersihkan sisa-sisa material kebakaran di Museum Bahari, Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kita kerahkan 90 petugas PPSU untuk membersihkan lumpur, sampah dan puing sisa kebakaran di Museum Bahari

"Kami kerahkan 90 petugas PPSU untuk membersihkan lumpur, sampah dan puing sisa kebakaran di Museum Bahari. Ini untuk mempercepat agar museum bersih kembali," ujar Muhammad Andri, Camat Penjaringan, Rabu (17/1).

Mereka membersihkan puing bekas atap bangunan, seperti genteng, kaso dan kayu plafon. Selain itu, sampah dan lumpur yang ada di areal museum juga turut dibersihkan. Termasuk air sisa penyemprotan dari mobil pemadam yang masih menggenang di dalam museum.

Pasca Kebakaran, Museum Bahari Dijaga Petugas Gabungan

Menurutnya, seluruh sampah, lumpur dan puing langsung dibuang ke TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Pengangkutannya menggunakan dua truk milik Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara.

"Banyaknya material yang harus dibersihkan, butuh waktu yang cukup. Kami targetkan dalam waktu tiga hari sudah bersih semuanya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1165 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1146 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye909 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye901 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye833 personBudhi Firmansyah Surapati