You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Seko Jakbar Gelar Kunjungan ke Pasar Bunga Rawa Belong
photo Folmer - Beritajakarta.id

Sekko Jakbar Kunjungi Pasar Bunga Rawa Belong

Sekretaris Kota Jakarta Barat, Eldi Andi, berkunjung ke Pasar Bunga Rawa Belong, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Rabu (24/1). Kunjungan digelar dalam rangka persiapan Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) tingkat nasional 2018. 

Saya sudah menugaskan Suku Dinas Lingkungan Hidup untuk sosialisasi pembentukan bank sampah

"Kelurahan Sukabumi Utara ditunjuk menjadi wakil Pemprov DKI dalam lomba lingkungan bersih dan sehat tingkat nasional. Kita  ingin melihat secara langsung dan ketemu dengan jajaran Satuan Pelaksana UPT Pusat Promosi dan Sertifikasi Hasil Pertanian sehingga lingkungan di sekitar Pasar Rawa Belong  menjadi bersih dan sehat," kata Eldi Andi, Rabu (24/1). 

Omzet Penjualan Bunga di Rawa Belong Capai Rp 51 Miliar

Diungkapkan Eldi, Pemkot Jakbar berencana melakukan pembenahan di pasar ini dengan mendirikan bank sampah agar lingkungannya selalu bersih. 

"Rencananya, pengelola pasar berkomitmen akan membentuk bank sampah. Saya sudah menugaskan Suku Dinas Lingkungan Hidup untuk sosialisasi pembentukan bank sampah," ujarnya. 

Ia menjelaskan, volume sampah yang dihasilkan pedagang di Pasar Bunga Rawa Belong  mencapai sekitar 2 ton setiap hari. 

"Mudah mudahan dengan adanya bank sampah, sekitar 30 persen dari hasil sampah itu bisa menghasilkan uang," pungkasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati