You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas Pendidikan Diminta Memperketat Pengawasan KJP PLus
photo Suparni - Beritajakarta.id

Disdik Diminta Perketat Pengawasan KJP Plus

Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memperketat pengawasan terhadap program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang dapat ditarik tunai mulai tahun ini.

Sosialisasinya harus maksimal agar masyarakat benar-benar mencairkan dana KJP Plus untuk kebutuhan sekolah anaknya

"Sosialisasinya harus maksimal agar masyarakat benar-benar mencairkan dana KJP Plus untuk kebutuhan sekolah anaknya," ujar Ashraf Ali, Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Kamis (25/1).

Ashraf menilai, penerapan tarik tunai, akan memudahkan warga Jakarta dalam menggunakan KJP Plus untuk membeli kebutuhan sekolah anak-anaknya.

DPRD Minta Disdik Terus Monitor Penggunaan KJP Plus

"Bagus jika seperti itu. Dengan dicairkan dapat memudahkan masyarakat penerima KJP Plus," ucapnya.

Menurut Ashraf, kehadiran KJP Plus membuat warga Jakarta merasa terbantu. Karena kartu tersebut tak hanya bisa digunakan untuk kebutuhan sekolah, tapi juga membeli daging dan beras di acara Pasar Murah.

"Saat ini Pemprov DKI sedang siapkan peraturan gubernur (pergub)-nya terkait penerapan KJP Plus yang bisa tarik tunai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3326 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2214 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye934 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye851 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye838 personAldi Geri Lumban Tobing