You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
63 Bangunan Liar di Pisangan Timur Akan Dibongkar
photo Nurito - Beritajakarta.id

63 Bangunan Liar di Pisangan Timur Akan Dibongkar

Sebanyak 63 bangunan liar yang berdiri di atas saluran air di Jalan Raya Cipinang Kebembem, RW 08, Kelurahan Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur segera dibongkar. Pasalnya, keberadaan puluhan bangunan tersebut dinilai membuat lingkungan sekitar menjadi banjir jika musim hujan datang. 

Kami akan tertibkan pekan depan. Seluruh bangunan harus ditertibkan karena berada di atas saluran air

Puluhan bangunan yang mayoritas berbentuk permanen itu, diketahui sudah berdiri di atas saluran air tersebut sejak 20 tahun lalu. Seluruh bangunan yang ada dimanfaatkan untuk membuka usaha, seperti toko kelontong, bengkel, warung makan, hingga tempat kebugaran tubuh.

Ratusan Bangunan Liar di Koja Akan Ditertibkan

Kepala Seksi Konservasi Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Timur, Nursiwan mengatakan, upaya pembongkaran puluhan bangunan liar itu pernah dilakukan tahun lalu. Namun rencana penertiban tersebut berantakan karena petugas mendapat perlawanan dari pemilik bangunan. 

"Kami akan tertibkan pekan depan. Seluruh bangunan harus ditertibkan karena berada di atas saluran air. Akibatnya lingkungan di RW 08 sering kebanjiran dan kami kesulitan melakukan pemeliharaan," ujar Nursiwan, Selasa (7/10).

Pantauan beritajakarta.com, puluhan bangunan itu berdiri di atas saluran air sepanjang 300 meter. Lokasi yang akan ditertibkan tepat berada di belakang tembok Pasar Induk Beras Cipinang. Akibat banyaknya bangunan yang berdiri tak ayal membuat lingkungan kawasan itu tampak kumuh. 

Dihubungi terpisah, Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Timur, Hendry Dunant mengungkapkan, tahun ini pihaknya akan melakukan program pengembalian fungsi saluran air yang berada di 13 titik. 

"Dari jumlah itu, enam titik sudah kami tertibkan. Sementara sisanya sedang kami data. Secara bergilir seluruh bangunan ini kita tertibkan agar saluran air yang ada di bawahnya dapat dinormalisasi atau refungsi," ucap Hendry.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11272 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye9473 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6749 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3603 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1695 personFolmer