You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Sasaran ORI Jaksel Berjumlah 628.253 Jiwa
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

ORI Difteri di Jaksel Sasar 628.253 Jiwa

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan mulai menggelar Outbreak Respons Immunization (ORI) difteri yang ditujukan untuk anak-anak usia 0-19 tahun.

Di Jakarta Selatan sasaran untuk ORI difteri bagi anak usia 0-19 tahun itu ada sebanyak 628.253 jiwa

Tercatat ada sebanyak 628.253 jiwa yang menjadi sasaran ORI di Jakarta Selatan.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Arifin mengatakan, saat ini ORI difteri baru dijalankan di tiga kecamatan yang ada di Jakarta Selatan. Hari ini, ORI difteri dicanangkan di Kecamatan Setiabudi. Sebelumnya program tersebut sudah dicanangkan di Kecamatan Kebayoran Baru dan Pesanggrahan.

Pemkot Jakbar Siap Gelar Festival Olahraga Sepanjang Tahun 2018

"Di Jakarta Selatan sasaran untuk ORI difteri bagi anak usia 0-19 tahun itu ada sebanyak 628.253 jiwa," ujarnya di SMAN 3 Setiabudi, Kamis (1/2).

Ia menjelaskan, vaksinasi anti difteri akan terus dijalankan di kecamatan lainnya. Mengingat kasus difteri sudah masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB), tidak hanya di Jakarta tetapi juga di Indonesia.

"Kita berharap bisa 100 persen menjangkau sasaran. Karena untuk mencegah difteri ini caranya hanya dengan memberi vaksin," ucapnya.

Arifin meminta kepada warga di wilayahnya untuk melakukan vaksinasi ini. Sebab vaksin ini diperlukan untuk mencegah penularan penyakit difteri.

"Mindset kita yang perlu diubah. Bagaimana kita semua ini bisa mengedukasi seluruh warga untuk memastikan pelaksanaan ORI," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5843 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2359 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1701 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1602 personNurito