You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Empat RW di Pasar Baru Tergenang
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Dua Pompa Mobile Dikerahkan Sedot Genangan di Pasar Baru

Sebanyak 2 unit pompa mobile milik Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat dikerahkan untuk menyedot genangan setinggi 30-40 cm di Kelurahan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Saat ini genangan di keempat RW telah disedot menggunakan dua pompa mobile sehingga genangannya perlahan-lahan mulai surut

Lurah Pasar Baru Agus Yachya mengatakan, akibat luapan sungai Ciliwung, empat RW di Kelurahan Pasar Baru tergenang, yaitu Rw 03,04, 05,dan RW 06 terdampak genangan. Keempat RW tersebut dihuni sebanyak 60 kepala keluarga (KK).

"Saat ini genangan di keempat RW telah disedot menggunakan dua pompa mobile sehingga genangannya perlahan-lahan mulai surut," ujarnya, Selasa (6/02).

105 KK di Cawang Mengungsi

Ia menambahkan, yang jelas genangan tersebut tidak sampai melumpuhkan aktivitas warga serta tidak ada instalansi listrik yang dimatikan.

Ketua RW 05 Sonny mengatakan, genangan terjadi sejak Senin (5/2) mulai pukul 17.00 hingga saat ini. Jika dibandingkan dengan RW lainnya,  kawasan RT 05 merupakan lokasi paling rendah di Kelurahan Pasar Baru.

“Selain tidak ada warga yang mengungsi juga tidak ada korban jiwa akibat genangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29637 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2324 personTiyo Surya Sakti
  3. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1364 personDessy Suciati
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1218 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye974 personFakhrizal Fakhri