You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dua Puskesmas Kelurahan Jaksel Gelar Penggalangan Komitmen Akreditasi
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Dua Puskesmas Kelurahan di Jaksel Galang Komitmen Akreditasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan menggelar penggalangan komitmen akreditasi terhadap dua puskesmas kelurahan di wilayahnya.

Untuk menjamin peningkatan mutu, perlu dilakukan penilaian

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi mengatakan, penggalangan komitmen akreditasi ini diperlukan untuk puskesmas agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat ke depan bisa terus meningkat.

"Untuk menjamin peningkatan mutu, perlu dilakukan penilaian. Penilaian ini dilakukan pihak eksternal dan ada standar untuk akreditasi," ujarnya di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/2).

Dua Puskesmas di Setiabudi Galang Komitmen Akreditasi

Ia menyebutkan, dua puskesmas yang melakukan penggalangan komitmen akreditasi masing-masing Puskesmas Kelurahan Pulo dan Puskemas Kelurahan Kalibata.

"Puskesmas merupakan garda terdepan. Ini yang perlu kita lakukan supaya puskesmas menjalankan fungsinya secara optimal," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Ummu Khari menambahkan, penilaian ini akan dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

"Penilaian baru akan dilakukan pada 2019 mendatang, saat ini hanya penggalangan komitmen," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati