You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Produk Binaan Bazis di Festival Danau Sunter Diserbu Pembeli
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Produk Binaan Bazis Jakut Diminati

Produk kelompok usaha binaan Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (Bazis) Jakarta Utara seperti yoghurt, sosis dan tanaman hidroponik, laris terjual saat pagelaran Festival Danau Sunter, Minggu (25/2).

Semuanya habis sebelum tengah hari. Bahkan setelah habis masih ada yang nyari-nyari

Ketua Bazis Jakarta Utara, Hari Agusti Hiyayat berharap, hal ini bisa memotivasi anggota kelompok binaan untuk lebih giat berusaha.

"Semuanya habis sebelum tengah hari. Bahkan setelah habis masih ada yang nyari-nyari," katanya.

Usaha Binaan Bazis Jakut Serap 830 Tenaga Kerja

Selain bisa memotivasi para kelompok binaan, Hari mengakui hasil yang didapat hari ini meyakinkan pihaknya untuk terus berusaha membuka pasar bagi mereka. Sehingga ke depan usaha kelompok binaannya bisa menjadi usaha yang mapan.

Ketua Terawulan Indonesia, Diyan Setiawati yang mendampingi anggota kelompok binaan Bazis Jakut menjelaskan, produk yang dijual terdiri yoghurt Rp 10 ribu per pak.

Kemudian, sosis ayam isi lima Rp 20 ribu per pak, yoghurt botol Rp 8.000 per botol, jelly yoghurt Rp 5.000 per pieces, puding yoghurt Rp 3.000 per pieces dan tanaman hidroponik pakcoy Rp 6.000 per pot.

"Kuantitas masing-masing yang kita jual, yoghurt plastik 450 pak, sosis ayam 150 pak, youghurt botol 70 botol, puding youghurt 100 pieces dan 60 pot pakcoy," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati