You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Atasi Banjir Rawa Terate, Kali Cakung Lama Mulai Dikeruk
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kali Cakung Lama di Rawa Terate Mulai Dikeruk

Pengerukan Kali Cakung Lama di RW 05, Kelurahan Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur dimulai. Program pengerukan ini untuk mengatasi genangan yang kerap merendam kawasan permukiman di kawasan tersebut.

Mulai hari ini Kali Cakung Lama kita keruk untuk mengatasi banjir yang sering terjadi di wilayah Rawa Terate

Dengan menggunakan dua alat berat jenis eskavator, petugas mengeruk kali yang memiliki lebar sekitar 5-6 meter. Pengerukan dilakukan oleh Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur.

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, langkah ini sebagai tindak lanjut instruksi Gubernur DKI dalam penanganan banjir di wilayah tersebut.

Pengerukan Situ dan Waduk Terus Dimonitor

"Mulai hari ini Kali Cakung Lama kita keruk untuk mengatasi banjir yang sering terjadi di wilayah Rawa Terate. Diharapkan dengan penanganan seperti ini banjir dapat teratasi," ujar Bambang, saat meninjau pelaksanaan pengerukan kali tersebut, Rabu (28/2).

Menurutnya, karena kondisi kali menyempit dan dangkal, maka pengurus RT/RW dan warga harus duduk bersama membahas soal pelebaran kali. Sebab untuk mengatasi banjir, badan kali harus dilebarkan.

"Sekarang dikeruk sedalam dua meter saja masih lumpur semua. Tentu ini harus lebih dalam lagi pengerukannya dan badan kali dilebarkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati