You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
AMI DKI Jakarta Bahas Tata Pamer dan Label Pameran
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

AMI DKI Bahas Tata dan Label Koleksi

Sebanyak 53 kepala museum yang tergabung dalam Asosiasi Museum Indonesia (AMI) DKI Jakarta membahas mengenai penataan dan pelabelan koleksi di Museum Sumpah Pemuda, Jl Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.

Dengan tata pamer koleksi yang menarik maka akan memberikan kesan bagi para pengunjung

Ketua Asosiasi Museum Indonesia DKI Jakarta, Yiyok Trio Herlambang mengatakan, pertemuan kali ini membahas mengenai penataan dan pelabelan koleksi  agar menarik bagi perhatian serta meningkatkan minat para pengunjung.

“Dengan tata pamer koleksi yang menarik maka akan memberikan kesan bagi para pengunjung. Tidak hanya itu, dengan pelabelan yang baik, maka informasi mengenai koleksi dapat lebih mudah dipahami," ujarnya, Kamis (8/03).

Perolehan Retribusi Dinas PE Capai 144 Persen

Kepala Unit Pengelola Museum Seni DKI Jakarta , Esti Utami mengatakan, pertemuan ini sangat bermanfaat, sebab setelah pertemuan ini pihaknya akan merapikan kembali tata pamer dan pelabelan koleksi di ketiga museum yang ia kelola, yaitu Museum Tekstil, Museum Wayang dan Museum Seni Rupa.

"Contohnya, jenis dan besar hurufnya kita perbaiki kemudian kalimatnya kita buat lebih naratif namun tidak terlalu panjang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye23836 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11382 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6819 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3727 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1760 personFolmer