You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Rekayasa Lalin di Lenteng Agung, Arus Kendaraan Lebih Lancar
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Rekayasa Lalu Lintas di Lenteng Agung Efektif Kurangi Kemacetan

Rekayasa lalu lintas (lalin) di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan terbukti efektif mengurangi kemacetan. Terlebih, setiap harinya, ada 16 petugas yang disiagakan untuk mengatur lalu lintas di kawasan tersebut.

Semenjak diterapkan rekayasa lalu lintas kawasan di lokasi relatif lebih lancar

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Suku Dinas Perhubungan Kecamatan Jagakarsa, Eko Prabowo mengatakan, petugas terus menghalau angkutan umum yang mangkal di dekat Stasiun Lenteng Agung. Sehingga arus lalu lintas tidak tersendat.

"Semenjak diterapkan rekayasa lalu lintas kawasan di lokasi relatif lebih lancar," ujarnya, Rabu (14/3).

Sudinhub Jaksel Lakukan Pengaturan Lalin di Lenteng Agung

Ia menjelaskan, dalam rekayasa lalu lintas ini, angkutan umum diarahkan agar menaik turunkan penumpang di jalur paling kiri. Angkutan yang masih melanggar langsung dikenakan sanksi tilang.

"Rata-rata setiap hari ada 10 kendaraan yang ditilang," katanya.

Pantauan,arus lalu lintas di kawasan Lenteng Agung relatif lebih lancar.

Sejumlah petugas terlihat tengah mengatur lalu lintas di beberapa titik, khususnya pada setiap titik pertemuan kendaraan. Angkutan umum yang biasanya mangkal sudah tidak terlihat lagi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2078 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1054 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye948 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye924 personNurito