You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Sebulan Retribusi Penderekan di Jaksel Capai Rp 163,5 juta
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Februari, Retribusi Derek di Jaksel Capai Rp 163,5 juta

Sepanjang Februari 2018 lalu, Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan menindak 327 unit mobil yang parkir liar di trotoar dan bahu jalan.

Selama Febuari, kami menderek 327 kendaraan roda empat dengan total retribusi Rp 163,5 juta

Dari penindakan tersebut, retribusi dari denda derek yang berhasil terkumpul mencapai Rp 163,5 juta.

Kepala Sudinhub Jakarta Selatan, Christianto mengatakan, pemilik mobil yang diderek dikenakan denda Rp 500 ribu. Retribusi tersebut masuk ke kas daerah sebagai pendapatan.

Januari, 380 Kendaraan di Jaksel Diderek

"Selama Febuari, kami menderek 327 kendaraan roda empat dengan total retribusi Rp 163,5 juta," ujarnya, Jumat (2/3).

Ia menuturkan, ratusan mobil tersebut diderek dari sejumlah lokasi. Di antaranya Jalan MT Haryono, Jalan TB Simatupang, Jalan Widiya Chandra, Lenteng Agung dan Jalan Minangkabau.

"Itu data dari hasil kegiatan operasi penderekan di 29 titik parkir liar," ungkapnya.

Ditambahkan Christianto, dalam sehari, mobil yang diderek bisa mencapai puluhan hingga belasan. Tindakan penderekan sendiri dilakukan agar pejalan kaki tidak kehilangan hak mereka menggunakan trotoar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6153 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati