You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 648 Sampel Makanan di Jakbar Sudah Jalani Pengujian
photo Doc - Beritajakarta.id

648 Sampel Makanan di Jakbar Telah Diuji

Sebanyak 648 sampel bahan pangan pertanian, peternakan dan perikanan yang dijual di 10 pasar tradisional dan modern di Jakarta Barat, sudah diperiksa Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) dan dipastikan bebas zat berbahaya.

Semua bahan pangan yang dijual aman tidak mengandung pestisida, chlorine dan formalin

Kasudin KPKP Jakarta Barat, Marsawitri Gumay mengatakan, pengujian sampel produk pangan tersebut dilakukan sejak 9 hingga 20 Maret 2018. 

Wagub Ingin Harga Pangan saat Ramadan dan Lebaran Stabil

"Semua bahan pangan yang dijual aman tidak mengandung pestisida, chlorine dan formalin sehingga  layak untuk dikonsumsi warga," ujarnya, Rabu (21/3). 

Ia menambahkan, hingga akhir 2018 nanti pihaknya menargetkan melakukan pengujian sampel makanan di 150 pasar tradisional dan modern yang tersebar di delapan kecamatan se Jakarta Barat.

"Total bahan pangan yang diuji sebanyak 8.670 sampel," tuturnya.

Selain itu, jelas Marsawitri, pihaknya juga sudah mempersiapkan tim khusus yang akan diterjunkan ke lapangan saat memasuki Ramadhan nanti. Selain menguji sampel produk makanan, tim ini juga akan memantau pergerakan harga kebutuhan pokok di pasar.

"Jangan sampai kami kecolongan. Kemudian alur pendistribusian kebutuhan pokok itu kami kontrol. Tujuannya agar tidak terjadi penimbunan, yang dapat berefek tingkatan harga pangan tersebut," pungkasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29461 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2203 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1207 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1027 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye963 personFakhrizal Fakhri