You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Earth Hour 2018, DKI Hemat Listrik 170 Megawatt
photo Doc - Beritajakarta.id

Earth Hour 2018, DKI Hemat Listrik 170 Megawatt

Pemadaman lampu selama 60 menit dalam pelaksanaan Earth Hour 2018 yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terjadi peningkatan 9,5 persen dibandingkan tahun 2017. Hal ini juga meningkatkan penghematan daya listrik.

Ini akan menjadi catatan rekor kami dan akan kami tingkatkan di waktu yang akan datang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta melakukan pemadaman di sejumlah penerangan jalan umum, fasilitas perkantoran dan ikon-ikon Jakarta, termasuk lingkungan Monumen Nasional (Monas), tetapi puncak Monas tidak dimatikan.

"Tahun ini ada penghematan nilainya Rp 249 juta atau 170 megawatt yang dihemat pada malam hari ini. Naik 9,5 persen," Anies, di Balai Kota DKI, Sabtu (24/3) malam. 

Earth Hour, Lampu Kantor Pemkab akan Dipadamkan

Ia menjelaskan, tahun lalu penghematan konsumsi listrik 157 megawatt dengan nilai rupiah Rp 172 juta. Sedangkan emisi tahun 2017, 112 ton karbondioksida, tahun ini menjadi 122 ton karbondioksida. Diharapkan kesadaran hemat energi lebih besar lagi, bukan hanya satu jam, tetapi dalam keseharian. 

"Ini akan menjadi catatan rekor kami dan akan kami tingkatkan di waktu yang akan datang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3452 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2340 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1182 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye934 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye920 personFakhrizal Fakhri