You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ambulan Gawat Darurat DKI Masih Kurang
photo Doc - Beritajakarta.id

Dinkes DKI Kekurangan Mobil Ambulans

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta masih kekurangan mobil Ambulans Gawat Darurat (AGD). Saat ini, Dinkes DKI hanya memiliki 37 unit mobil ambulans. Mobil ambulans tersebut tersebar di 25 titik di seluruh wilayah ibu kota.

Baru ada di 25 titik di Jakarta. Idealnya, satu kecamatan memiliki satu mobil ambulans. Jadi masih kurang sekitar 19 mobil lagi

"Baru ada di 25 titik di Jakarta. Idealnya, satu kecamatan memiliki satu mobil ambulans. Jadi masih kurang sekitar 19 mobil lagi," ujar Erizon Safari, Kepala Pelayanan Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Senin (20/10).

Selain itu, Dinkes DKI juga belum memiliki ambulans roda dua atau motor. "Kita juga sedang mengajukan ambulans roda dua untuk menembus kemacetan. Dengan begitu kita bisa memberikan respon cepat untuk korban kecelakaan, paling tidak mengatasi luka awal," ungkapnya.

Pemkot Jakbar Siapkan 6 Posko Kesehatan untuk Pemudik

Erizon mengatakan, pelayanan ambulans gawat darurat Dinas Kesehatan DKI gratis bagi warga Jakarta. "Terutama untuk warga DKI yang kurang mampu. Cukup dengan melampirkan KTP DKI, kartu keluarga (KK), dan surat keterangan domisili dari pengurus RT/RW," terangnya.

Untuk pelayanan AGD, warga bisa menghubungi ke nomor 118 atau 021-65303118, 44794062, atau ke layanan Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) 119.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4789 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2973 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1776 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1761 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1736 personNurito