You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Anies Ingin Ciptakan Budaya Tertib Lewat MRT
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Anies Ingin Ciptakan Budaya Tertib Lewat MRT

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap kehadiran Mass Rapid Transit (MRT) nantinya tidak hanya menjadi alat transportasi massal, tapi juga bisa menciptakan budaya tertib bagi warga.

Di sini akan muncul kebiasaan tertib. Mulai dari antre, tepat waktu dan bersih

"MRT adalah satu media untuk membentuk kebiasaan dan kebudayaan baru. Di sini akan muncul kebiasaan tertib. Mulai dari antre, tepat waktu dan bersih," ujarnya saat meninjau Depo MRT Lebak Bulus, Kamis (12/4).

Menurut Anies, budaya tertib sudah dimulai sejak pembangunan MRT. Di mana target pembangunan bisa tepat waktu dari perencanaan hingga konstruksi. "Semua orang yang terlibat di project MRT menerapkan disiplin tinggi," katanya.

Anies Tinjau Kereta MRT di Depo Lebak Bulus

Anies menambahkan, MRT juga bisa menjadi melting pot bagi warga Jakarta. Karena akan ada pertemuan ratusan orang dalam satu gerbong yang bisa saling berinteraksi satu sama lainnya. "Dengan adanya MRT ini, kita berharap masyarakat bisa beralih kendaraan umum massal," tandasnya.

Seperti diketahui, pada Maret 2019, MRT fase 1 Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) ditargetkan bisa beroperasi. Saat ini dua rangkaian kereta MRT sudah berada di Depo Lebak Bulus.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5330 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1856 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1791 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1786 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1589 personAnita Karyati