You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dewan Dorong Pelatihan OK OCE Dikembangkan ke Sekolah
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Dewan Dorong Pelatihan OK OCE Dikembangkan ke Sekolah

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) agar merangkul pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), baik negeri maupun swasta dalam program pelatihan OK OCE.

Kalau perlu OK OCE jangan hanya di tingkat kecamatan saja, tapi masuk hingga tingkat sekolah juga

Hal ini dinilai perlu dilakukan agar para pelajar SMK di Ibukota dapat memiliki pendapatan sendiri dengan berwirausaha.

Anggota komisi B DPRD DKI Jakarta, Syarifuddin mengatakan, sasaran program OK OCE perlu dikembangkan hingga ke tingkat sekolah, khususnya SMK. Sehingga para pelajar bisa mendapatkan bimbingan dan pembinaan sejak dini terkait wirausaha.

Dewan Apresiasi Program OK OCE Goes to Mall

"Kalau perlu OK OCE jangan hanya di tingkat kecamatan saja, tapi masuk hingga tingkat sekolah juga," ujarnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (16/4).

Hal senada juga diungkapkan anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta lainnya, Endah Setia Dewi Pradjoko. Menurutnya, dengan adanya program OK OCE di tingkat sekolah, angka pengangguan di Ibukota bisa berkurang.

"Kita berharap OK OCE bisa dikenalkan ke pelajar supaya mereka bisa membangun satu visi misi wirausaha. Jangan lagi ada pengangguran di Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye951 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye937 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye849 personBudhi Firmansyah Surapati