You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
61 KK Bantaran Kali Mampang Sudah Tempati Rusun
photo Doc - Beritajakarta.id

61 KK Warga Kali Mampang Tempati Rusun

Sebanyak 61 kepala keluarga (KK) warga bantaran Kali Mampang, Jakarta Selatan telah menempati Rumah Susun ( Rusun) Komarudin di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Hingga saat ini sudah ada 61 kepala keluarga yang sudah menempati Rusun Komarudin

"Hingga saat ini sudah ada 61 kepala keluarga yang sudah masuk ke Rusun Komarudin," ujar Fidiyah Rokhim, Camat Mampang, Selasa (21/10).

Menurut Fidiyah, untuk tahap pertama warganya hanya mendapatkan kuota 66 unit dari yang dijanjikan 100 unit. Sekarang merupakan tahap terakhir untuk pengajuan berkas warga calon penghuni rusun.

Warga Kali Mampang Direlokasi ke Rusunawa Komarudin

"Sekarang tinggal sisa 5 unit lagi. Tapi berkas-berkas warga sudah dikirim ke UPT rusun dari Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI. Sekarang tinggal menunggu persetujuan di sana untuk diundi," jelasnya.

Diakui Fidiyah, warganya perlu untuk beradaptasi dengan kehidupan di rusun. Sehingga beberapa masih kerap datang ke kawasan Mampang. "Mereka kan masih adaptasi. Ada saja yang masih pulang pergi ke sini," ungkapnya.

Proses normalisasi Kali Mampang sudah dimulai sejak Agustus lalu. Rencananya, ada sebanyak 250 KK yang tinggal di bantaran kali tersebut akan direlokasi ke rumah susun.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye19633 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11356 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6799 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3682 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1734 personFolmer