You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan RPTRA di Jaksel Terkendala Lahan
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Pembangunan RPTRA di Jaksel Terkendala Lahan

Pembangunan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta Selatan masih terkendala lahan.

Kita berupaya agar sepuluh lokasi bisa dibangun RPTRA

Hingga kini, dari 10 lokasi RPTRA yang ditargetkan dibangun tahun ini, baru tiga lokasi di antaranya yang lahannya telah tersedia.

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi mengatakan, pihaknya  tengah mengupayakan agar target pembangunan RPTRA di 10 lokasi bisa terpenuhi tahun ini. Salah satunya dengan bersurat kepada Dinas Kehutanan DKI Jakarta agar bisa memanfaatkan lahan yang ada.

RPTRA Rasela Gelar Pentas Seni Setiap Malam Minggu

Menurut Tri, semula pembangunan RPTRA akan menggunakan lahan milik Dinas Kehutanan yang ada di wilayah Jakarta Selatan. Namun rencana tersebut sampai kini tak kunjung bisa direalisasikan.

"Kita berupaya agar sepuluh lokasi bisa dibangun RPTRA," ujar Tri, Rabu (25/4).

Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Jakarta Selatan, Yaya Mulyarso menambakan, tiga lokasi yang bisa dibangun RPTRA pada tahun ini masing-masing berada di wilayah Kelurahan Grogol Utara, Kelurahan Lebak Bulus dan Kelurahan Cipedak.

"Sebenarnya sejak awal kami sudah dapat enam lokasi yang siap. Kita juga sudah survei. Tapi sekarang hanya tiga yang bisa jalan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6151 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati