You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Beberapa Wilayah di Jabodetabek Diguyur Hujan Ringan
photo Doc - Beritajakarta.id

Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Hari Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan pada Jumat (24/10) siang dan malam hari.

hujan dengan intensitas ringan akan turun di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat, Depok, dan Bekasi

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca di laman website resmi BMKG, pada pagi hari, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat akan diselimuti awan. Sedangkan Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Depok, Tangerang, dan Bekasi diperkirakan cerah berawan. Hanya Bogor yang diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Pada siang hari, hujan dengan intensitas ringan akan turun di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat, Depok, dan Bekasi. Sedangkan Bogor dan Tangerang diperkirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang. Sementara untuk Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara akan diselimuti awan.

Jakarta Cerah, Bogor Hujan Ringan

Pada malam hari, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan masih akan mengguyur wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Tangerang, dan Bogor. Sedangkan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Depok, dan Bekasi berawan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati