You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 51.763 Wisatawan Berlibur ke Kepulauan Seribu
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

51.763 Wisatawan Berlibur ke Kepulauan Seribu

Libur lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah dimanfaatkan warga untuk liburan ke sejumlah objek wisata di Kepulauan Seribu. Tercatat sebanyak 51.763 wisatawan menyebrang melalui pelabuhan-pelabuhan ke beberapa pulau.

Para wisatawan tidak hanya ke pulau resort melainkan ke objek wisata pantai pulau permukiman seperti Pulau Tidung, Pari, Pramuka dan Harapan

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu, Cucu Kurnia mengatakan wisatawan masuk melalui Marina Ancol, Kali Adem, Tanjung Pasir, Rawa Saban dan Sunda Kelapa. 

"Tercatat dari tanggal 9 - 17 Juni 2018 ada 51.763 wisatawan. Rinciannya 50.709 wisatawan nusantara dan 1.054 wisatawan mancanegara," kata Cucu, Senin (18/6).

154 Ribu Wisatawan Kunjungi Ancol

Menurut Cucu, peningkatan kunjungan wisatawan terjadi pada H+2 lebaran, banyak wisatawan menghabiskan liburan lebaran bersama keluarga di wisata pulau permukiman.

"Sabtu jumlah wisatawan yang datang ke pulau permukiman cukup membludak. Para wisatawan tidak hanya ke pulau resort melainkan ke objek wisata pantai pulau permukiman seperti Pulau Tidung, Pari, Pramuka dan Harapan," tandasnya.

Lonjakan pengunjung ini tambah Cucu, sudah diantisipasi dengan menyiagakan ratusan petugas gabungan guna cipta kondusif. Ratusan petugas ini disebar di sejumlah titik dan posko pengamanan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11218 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1340 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1274 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1273 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye985 personBudhi Firmansyah Surapati