You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
ilustrasi_orang_meninggal.jpg
photo Doc - Beritajakarta.id

Pekerja AC Tewas Tersetrum

Kecelekaan kerja terjadi di dalam area Jakarta International School (JIS), Cilandak, Jakarta Selatan. Dalam kejadian itu, seorang pekerja tewas akibat tersengat listrik tegangan tinggi.

Kejadiannya siang tadi sekitar pukul 12.50. Lokasinya di Plan Room dekat parkiran PIE Jakarta International School

"Kejadiannya siang tadi sekitar pukul 12.50. Lokasinya di Plan Room dekat parkiran PIE Jakarta International School Jalan Trogong Raya," ujar Kompol Sungkono, Kapolsek Cilandak, Rabu (29/10).

Dikatakan Sungkono, korban tewas atas nama Cartim (46) asal Kendal, Jawa Tengah. "Saat kejadian ada enam pekerja PT Johson Control yang hendak bekerja di Plan Room untuk memasang kabel mesin AC," katanya.

Polisi Akan Sita Data Siswa TK JIS

Selain Cartim, lima pekerja lainnya yakni, Sutrisno (36), Wagimin (37), Agus (38), Datung (41), dan Gatot Prasetya (34) selaku supervisor.

Sebelum kejadian, Cartim sempat duduk di atas ketinggian sekitar lima meter dengan arus lemah yang berisi kabel telpon serta internet. "Dia sempat bertanya sama Sutrisno, arah kabelnya kemana? Lalu ditunjuk arahnya. Kemudian terdengar jeritan korban tersetrum," ucapnya.

Mengetahui hal tersebut, Sutrisno langsung mencoba menyelamatkan dengan menarik tubuh korban. Namun langsung terpental akibat setrum yang cukup besar. "Sutrisno terpental lalu tangan kirinya tertimpa Cartim yang juga jatuh," tuturnya.

Menurut Sungkono, korban langsung dibawa ke RS Pondok Indah untuk mendapat pertolongan. Namun tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir. "Ada luka bakar ditangan kiri dan luka sobek di kepala belakang yang diduga akibat kesetrum dan terjatuh. Untuk Sutrisno hanya luka ringan dan trauma," tandasnya.

Saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa saksi-saksi yang merupakan teman korban. Untuk keperluan penyidikan, jenazah korban dibawa ke RS Fatmawati guna menjalani visum. "Rencananya nanti akan dibawa keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

    access_time06-07-2026 remove_red_eye2613 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1321 personDessy Suciati
  3. JKF 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Menuju Jakarta Kota Global

    access_time05-07-2026 remove_red_eye1249 personFakhrizal Fakhri
  4. Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1228 personDessy Suciati
  5. Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1216 personDessy Suciati