You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puskesmas Kecamatan Tambora Luncurkan Aplikasi E-Gikur
photo Folmer - Beritajakarta.id

Puskesmas Kecamatan Tambora Luncurkan Aplikasi E-Gikur

Untuk memantau sekaligus melakukan intervensi bila ditemukan kasus kekurangan gizi, Puskesmas Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, meluncurkan aplikasi e-gikur (gizi kurang) di Posyandu RW 05, Kelurahan Tanah Sereal, Rabu (11/7). 

Dari aplikasi ini kita bisa melihat sejumlah parameter perkembangan balita, mulai dari usia, berat badan, tinggi badan, dan sebagainya

Kepala Puskesmas Kecamatan Tambora, Ahrahayati mengatakan, aplikasi ini merupakan sistem laporan dan pengendalian status gizi balita di posyandu yang pertama di DKI Jakarta. Aplikasi ini akan mendata para balita, mulai dari input, identifikasi masalah balita, dan sebagainya.

Lurah dan Camat Jatinegara Komitmen Cegah Gizi Buruk

"Total ada 94 posyandu di Kecamatan Tambora. Melalui aplikasi ini, mereka bertugas melakukan pendataan terhadap balita di posyandu masing-masing. Dari aplikasi ini kita bisa melihat sejumlah parameter perkembangan balita, mulai dari usia, berat badan, tinggi badan, dan sebagainya," ujar Ahrahayati.  

Berdasarkan data aplikasi ini, lanjut Ahrahayati, tim kesehatan Kecamatan Tambora dapat melakukan tindakan bila ditemukan kasus balita kekurangan gizi. 

"Jika ditemukan kasus balita gizi kurang disertai penyakit akan dirujuk ke rumah sakit. Tapi, jika tidak ada, tim kesehatan akan merawat hingga kondisi berat balita kembali normal," ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Puskesmas Tambora selama 2016 sebanyak 76 kasus gizi kurang terhadap balita. Angka ini naik pada tahun 2017 menjadi 83 kasus. 

"Kami berharap melalui penerapan aplikasi ini, kasus gizi kurang ditindaklanjuti melalui tim kesehatan posyandu maupun Ketuk Pintu Layani Dengan Hati di Kecamatan Tambora," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6799 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6179 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1412 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1327 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1248 personAldi Geri Lumban Tobing