You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hiburan Saat Torch Relay Diminta Tampilkan Kesenian Betawi
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Pemkot Jaksel Pantau Kesiapan Torch Relay di Lapangan

Berbagai persiapan terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan menjelang torch relay atau pawai obor Asian Games 2018 mulai dari perbaikan infrastruktur hingga latihan pertunjukan seni.

Saya minta agar semua bisa menampilkan lagu-lagu Betawi

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan, Sri Yuliani memantau langsung kesiapan torch relay di lapangan. Pemantauan pertama dilakukan di pos 1, tepatnya di Jalan Rawa Bambu, Pasar Minggu yang merupakan tempat pertama api obor diterima.

Pemantauan dilanjutkan ke Sekolah Tinggi Perikanan (STP), Pasar Minggu. Di lokasi tersebut taruna taruni STP sedang berlatih marching band yang nantinya akan ditampilkan saat Torch Relay di pos 1.

Sudinhub Jaksel Siapkan Buka Tutup Jalan Saat Torch Relay

"Saya minta agar semua bisa menampilkan lagu-lagu Betawi, seperti Sirih Kuning atau Ondel-ondel,"ujarnya, Kamis (2/8).

Menurut Sri, saat ini masih ada beberapa waktu lagi untuk para taruna-taruni berlatih. Mengingat Torch Relay akan dilangsungkan pada 15 Agustus mendatang. Nantinya Marching Band Genta Buana Samudera ini akan unjuk kebolehan dalam menyambut api obor. Salah satunya menggigit bass drum seberat 25 kilogram.

Uniknya salah satu penggigit bass drum merupakan seorang taruni, bernama Firda Audia yang masih duduk di Semester II STP.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati