You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dispusip DKI Tambah 21.145 Koleksi Buku Baru
photo Doc - Beritajakarta.id

Dispusip Realisasikan Penambahan 21.145 Buku di 2018

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta telah merealisasikan pengadaan buku sebanyak 21.145 eksemplar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran (APBD TA) 2018.

Penambahan koleksi buku kita lakukan dengan seksama

Kepala Bidang Deposit, Pengembangan Koleksi, Layanan dan Pelestarian Dispusip DKI Jakarta, Jeje Nurjaman merinci, pengadaan tersebut terdiri dari buku umum Asian Games sebanyak 6.300 kopi atau salinan, e-book 4.545 kopi, dan 10.300 eksemplar buku umum untuk Perpustakaan Cikini, Jakarta Pusat dan Kuningan, Jakarta selatan.

"Penambahan koleksi buku kita lakukan dengan seksama. Selain kualitas dan jumlah buku yang sudah ada, buku-buku best seller atau yang menjadi trending topic juga menjadi pertimbangan," ujarnya, Rabu (15/8).

Asian Games, Dispusip Sediakan 20 Pojok Baca

Jeje menjelaskan, secara berkesinambungan pihaknya melakukan weeding (penyiangan) yakni, upaya pengeluaran sejumlah koleksi dari perpustakaan karena dianggap tidak relevan lagi, terlalu banyak jumlah eksemplarnya, atau sudah ada edisi baru.

"Penyiangan juga kita lakukan dengan mempertimbangan kemampuan ruangan untuk menampung buku yang terbatas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye854 personBudhi Firmansyah Surapati