You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Festival Hajat Bumi Kramat Ganceng Digelar
photo Nurito - Beritajakarta.id

Festival Hajat Bumi Kramat Ganceng Kembali Digelar

Festival Hajat Bumi Kramat Ganceng di RW 01, Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, kembali digelar. Festival ini menampilkan perpaduan tradisi budaya Betawi dan Sunda dengan nuansa religi.

Festival ini harus terus dilestarikan dan gali terus potensi yang ada dan kearifan lokalnya. Sehingga ini menjadi wisata budaya tahunan yang menarik

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar mengapresiasi festival yang sudah turun temurun dilakukan warga Pondok Ranggon ini. Sehingga warisan budaya nenek moyang tak pernah pudar di tengah derasnya budaya asing yang masuk ke Indonesia.

"Apresiasi diberikan karena masyarakat Pondok Ranggon masih memiliki tradisi kuat dalam menjaga dan melestarikan budaya klasik. Ini satu satunya tradisi yang masih tersisa di Jakarta dan terus dipertahankan," kata Anwar, Jumat (31/8).

Ribuan Warga Padati Festival Ganceng

Menurutnya, festival ini juga banyak membawa berkah bagi masyarakat sekitar karena roda perekonomian berjalan. Di dalam festival banyak dipasarkan aneka kerajinan tangan, kuliner dan sebagainya.

"Festival ini harus terus dilestarikan dan gali terus potensi yang ada dan kearifan lokalnya. Sehingga ini menjadi wisata budaya tahunan yang menarik," lanjut Anwar.

Sementara, Lurah Pondok Ranggon, Mahpuz Muhammad Zein menambahkan, festival berlangsung dua hari. Yakni mulai Kamis (30/8) sore hingga Jumat (31/8) malam. Festival ini sudah digelar ratusan kali oleh warganya.

Kegiatan diawali dengan tahlil, doa bersama dan dzikir tadi malam. Kemudian hari ini dilanjutkan dengan ritual penanaman dua kepala kambing, di kawasan  Harjamukti, daerah perbatasan Jakarta Timur, Depok, Bekasi dan Bogor.

"Kegiatan juga diwarnai dengan pentas seni budaya. Ada gambang kromong, tarian ondel-ondel, lomba panjat pinang dan sebagainya," tandasnya.

Menurutnya, Festival Hajat Bumi Kramat Ganceng ini murni dilaksanakan oleh warga sekitar dengan cara swadaya. Terkumpul dana sebesar Rp 180 juta dari warga untuk kegiatan tersebut. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11260 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye7985 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6748 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3592 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1691 personFolmer