You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bangunan Rumah Mewah Tutup Saluran Air
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Bangunan Rumah Mewah Tutup Saluran Air

Banjir yang kerap terjadi di ibu kota salah satunya disebabkan banyaknya bangunan yang berdiri di atas saluran air. Berbagai upaya penertiban juga terus dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kita siap support anggaran refungsi, karena di kita anggaran ada, kalau berdiri di atas saluran kan seharusnya pamong wilayah harus tanggap

Namun, dua unit rumah mewah di Jalan Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, berdiri di atas saluran air. Walaupun jelas menutup saluran air, belum ada upaya menertibkan dua bangunan tersebut.

Satimin (61), warga RT 13/04, Kelurahan Cempaka Putih Timur, mengatakan, dua rumah mewah tersebut menutup saluran penghubung (PHB) Rawa Kerbo sepanjang 6 meter. Akibatnya, perumahan warga kerap banjir lantaran menyempitnya saluran air.  

Tergerus Air, Jl Karet Bivak Raya Ambles

"Ya, gimana nggak banjir, salurannya yang sepanjang 6 meter ditempat itu hanya sisa setengah meter saja, warga sudah melapor ke kecamatan, tapi tidak ada tanggapan," ujarnya, Kamis (13/11).

Ia berharap, instansi terkait segera menindaklanjuti kedua bangunan tersebut. Apalagi, musim penghujan sudah mulai datang. "Tahun lalu banjir sampai selutut, harapan warga sih segera dibebaskan, itu saluran yang menyempit. Kalau kebanjiran kan kita yang repot," katanya.

Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Pusat, Herning Wahyuningsih, membenarkan dua bangunan yang memakan saluran air tersebut. Namun, menurut Herning, untuk melakukan penertiban wewenangnya ada di pihak kecamatan.

"Kita siap support anggaran refungsi, karena di kita anggaran ada, kalau berdiri di atas saluran kan seharusnya pamong wilayah harus tanggap, secepatnyalah lakukan pembongkaran," tuturnya.

Wakil Camat Cempaka Putih, Poppy Purnama, mengatakan, dirinya tidak bisa memberikan keterangan apa-apa terkait dua bangunan tersebut.  "Nanti saya bicarakan dengan camat terlebih dahulu," ucapnya.

Sementara itu, Camat Cempaka Putih, Lilik Yuli Handayani, saat dihubungi melalui ponselnya tidak direspon, begitu juga dengan pesan singkat yang dikirim tidak dibalas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1114 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye1019 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Bakesbangpol Ajak Warga Bantu Pantau Orang Asing

    access_time11-09-2026 remove_red_eye769 personFolmer
  5. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye707 personBudhi Firmansyah Surapati