You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PDAM Jaya Lakukan Studi Kelayakan Air di Setu Babakan
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

PDAM Jaya Lakukan Studi Kelayakan Air di Setu Babakan

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jaya melakukan studi kelayakan air di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Studi kelayakan tersebut dilakukan untuk mengetahui potensi air untuk dijadikan sumber air baku yang layak minum.

Hasilnya,  air di Setu Babakan memiliki kualitas air yang relatif bagus akan tetapi debit airnya tidak terlalu banyak sehingga masih dibutuhkan studi kelayakan kembali

Direktur Utama PDAM Jaya, Priyatno Bambang Hernowo mengatakan, studi kelayakan air di PBB Setu Babakan ini untuk melihat apakah air di daerah tersebut berpotensi untuk diolah menjadi air yang siap minum. Tentu potensi itu dilihat berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.

"Hasilnya,  air di Setu Babakan memiliki kualitas air yang relatif bagus akan tetapi debit airnya tidak terlalu banyak sehingga masih dibutuhkan studi kelayakan kembali," ujarnya, Kamis (4/10).

PDAM Jaya Serahkan Keran Air Siap Minum di Setu Babakan

Ditambahkan Priyatno, berdasarkan hasil kajian deviasi antara yang besar dan kecil masih lumayan besar, yaitu debitnya 25 liter per detik. Selain itu, hingga saat ini masyarakat yang berada di kawasan Setu Babakan masih banyak yang menggunakan air tanah sebagai sumber air minum padahal kualitas air tanah pun semakin lama semakin menurun.

"Harapannya, dengan studi kelayakan air yang kami lakukan ini dapat memberikan pengetahuan dan manfaat bagi warga sekitar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6282 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2730 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2276 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1910 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1785 personNurito