You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anggota DPRD Mentawai Pelajari Pengelolaan KJA di Kepulauan Seribu
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Anggota DPRD Mentawai Pelajari Pengelolaan KJA di Kepulauan Seribu

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat melakukan studi banding ke Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu terkait pengelolaan dan pengembangan keramba jaring apung (KJA) ikan kerapu.

Hasil pertemuan tersebut kami dapat informasi bahwa KJA bisa berjalan baik jika ada manajemen yang kuat, pelaku dan pengelola yang tepat serta perhatian pemerintah yang konsisten

Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kristinus Basir menuturkan, pengelolaan KJA yang di wilayahnya hingga kini diakuinya belum maksimal. Sehingga perlu dipelajari untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ikan di KJA.

"Hasil pertemuan tersebut kami dapat informasi bahwa KJA bisa berjalan baik jika ada manajemen yang kuat, pelaku dan pengelola yang tepat serta perhatian pemerintah yang konsisten," ujarnya.

Anggota Dewan Empat Daerah Kunker ke DPRD DKI

Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad mengungkapkan, Kepulauan Mentawai secara geografis sama dengan wilayah Kepulauan Seribu. Karenaya perlu adanya tukar informasi untuk bisa memajukan daerah masing-masing.

"Tentunya dengan kunjungan ini menjadi motivasi kepada seluruh ASN di Pemkab Kepulauan Seribu untuk terus bekerja secara maksimal," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6149 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1275 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati