You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dua Unit Pemadam Atasi Kebakaran Lokasi Eks Pabrik Furniture
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Petugas Antisipasi Titik Panas di Lokasi Kebakaran Bekas Pabrik

Percikan api yang muncul di lokasi kebakaran gedung bekas pabrik furnitur di Jl Kapuk Utara 2, RT 01/03 Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Minggu (18/11), berhasil dipadamkan petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. 

Sampai sekarang petugas kita masih lakukan penyisiran titik panas yang potensial memicu api kembali membesar

Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Satria Gunawan mengatakan, kemunculan api itu dipicu kondisi panas sisa kebakaran yang mengenai material furnitur.

Tujuh Unit Pemadam Atasi Kebakaran Permukiman Padat di Sukapura

"Di sana kan material furnitur dari kayu. Kondisi panas akibat kebakaran kemarin ketika mengenai sisa material furnitur bisa jadi memicu titik api," ujarnya.   

Dijelaskan Satriadi, gedung bekas pabrik furnitur ini terbakar, Sabtu (17/11) kemarin. Pihaknya mengerahkan sebanyak 24 unit pemadam untuk memadamkan api.

Meski tidak menyebabkan korban jiwa maupun luka berat, kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu mengakibatkan kerugian material sekitar Rp 1,5 miliar.

"Sampai sekarang petugas kita masih lakukan penyisiran titik panas yang potensial memicu api kembali membesar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29448 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2195 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1206 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1006 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye962 personFakhrizal Fakhri