You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakut Gelar Apel Razia Pekat Tingkat Kota
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemkot Jakut Gelar Apel Razia Pekat

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara, menggelar apel razia penyakit masyarakat (Pekat) dalam rangka mengantisipasi kerawanan sosial menjelang perayaan Natal, Tahun Baru dan Pemilu 2019, Jumat (30/11) malam.

Razia akan menyasar lokasi rawan untuk mengantisasi penyakit masyarakat yang berpotensi memicu kriminalitas atau kerawanan sosial lainnya

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana mengatakan, apel diikuti 650 petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dukcapil, Imigrasi, kecamatan, kelurahan dan unsur masyarakat.

Miras Hasil Razia di DKI akan Dimusnahkan 28 Juni

"Razia akan menyasar lokasi rawan untuk mengantisasi penyakit masyarakat yang berpotensi memicu kriminalitas atau kerawanan sosial lainnya. Seperti prostitusi, kenakalan remaja, miras dan kegiatan yang mengganggu ketertiban wilayah," ujarnya.

Dijelaskan Ali, pelaksanaan kegiatan razia pekat tingkat kota nantinya akan ditindaklanjuti hingga ke tingkat kelurahan. Setiap kecamatan dan kelurahan akan menentukan sendiri lokasi rawan serta melakukan kegiatan antisipastif.

"Bukan hanya di lingkungan masyarakat, tapi di tempat hiburan dan rusun juga harus kita antisipasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11081 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1335 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1259 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1259 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye976 personBudhi Firmansyah Surapati