You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakpus Rapat Koordinasi Penggunaan JPM Tanah Abang
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

Sudin KUKMP Jakpus Ajukan 446 Pedagang Berjualan di JPM Tanah Abang

Suku Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP) Jakarta Pusat mengajukan 446 pedagang untuk menempati lokasi usaha di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau Skybrige Tanah Abang.

Kami sudah menyerahkan data, sudah mengundi, kami sudah menyeleksi 446 pedagang untuk dinaikkan ke JPM

"Kami sudah menyerahkan data, sudah mengundi, kami sudah menyeleksi 446 pedagang untuk dinaikkan ke JPM. Data itu kami serahkan ke PD Pembangunan Sarana Jaya untuk dikelola," ujar Bangun Richard, Kepala Sudin KUKMP Jakarta Pusat, usai rapat koordinasi penggunaan JPM Tanah Abang, di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa (4/12).

Progres Pembangunan JPM Tanah Abang Capai 78 Persen

Meski begitu, lanjutnya, akan ada seleksi lanjutan dari PT Sarana Wisesa Properindo yang merupakan anak perusahaan PD Pembangunan Sarana Jaya yang ditunjuk untuk mengelola JPM Tanah Abang. Seleksi tersebut lebih kepada pencocokan dan penelitian berkas dari pedagang, seperti KTP, dan data diri dengan individu pedagangnya.

"Kalau tidak cocok, mereka akan konfirmasi ke kita lagi. Karena yang bisa membatalkan pedagang berdagang di situ kembali ke kita. Saya akan membantu mensinkronisasikan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5325 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1856 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1789 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1786 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1589 personAnita Karyati