You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anies Kembali Kunjungi Pasien Korban Tsunami di RSUD Tarakan
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Anies Kembali Kunjungi Pasien Korban Tsunami di RSUD Tarakan

Usai melakukan kunjungan ke lima gereja di Jakarta pada malam Natal Tahun 2018, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan langsung melanjutkan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat.

Memastikan semuanya mendapatkan perhatian yang diperlukan 

Anies kembali menyapa dan ingin mengetahui langsung kondisi terkini korban terjadinya tsunami yang menerjang daerah pesisir di Banten.

41 Korban Tsunami Masih Dirawat di RSUD Tarakan

"Kita melihat perkembangan yang dirawat, memastikan semuanya mendapatkan perhatian yang diperlukan," ujarnya, Senin (24/12) malam.

Anies mendoakan, agar mereka yang masih menjalani perawatan dapat segera sembuh dan bisa beraktivitas sebagaimana biasa.

"Mari kita semua turut mendoakan kesembuhan saudara-saudara kita," ungkapnya.

Ia mengapresiasi, kinerja seluruh jajaran di RSUD Tarakan, mulai dari dokter, perawat, hingga tim evakuasi.

"Mereka telah bekerja keras dalam beberapa hari terekahir, mungkin juga hingga beberapa hari ke depan," tandasnya.

RSUD Tarakan, hingga Senin (24/12) pukul 14.00 WIB telah merawat sebanyak 49 orang korban tsunami baik yang merupakan pegawai maupun karyawan Koperasi RSUD Tarakan dan keluarganya, maupun korban lain.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1400 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1278 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati