You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Korban Kebakaran Tambora Mengungsi di Kantor Kelurahan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Jadi Posko Pengungsi, Layanan Kelurahan Tambora Tetap Berjalan Normal

Layanan di Kelurahan Tambora, Jakarta Barat, tetap berjalan normal meski sebagian ruangan di kantor itu dijadikan tempat penampungan warga korban kebakaran.

Sisanya 46 KK dengan jumlah 151 jiwa berada di posko pengungsian di gereja yang tidak jauh dari lokasi kebakaran

Lurah Tambora, Dwi Kurniasih mengatakan, saat ini ada enam kepala keluarga (KK) dengan jumlah 20 jiwa ditampung di kantor kelurahan sejak Kamis (3/1) malam.

"Sisanya 46 KK dengan jumlah 151 jiwa berada di posko pengungsian di gereja yang tidak jauh dari lokasi kebakaran," ujar Dwi, Jumat (4/1).

Kebakaran 30 Rumah di Tambora Berhasil Dipadamkan

Diungkapkan Dwi, musibah kebakaran yang terjadi Kamis (2/1) sore kemarin, menyebabkan 38 rumah warga hangus dilalap si jago merah dan 52 KK dengan jumlah 171 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Camat Tambora, Djaharudin menambahkan, pihaknya akan mengerahkan sebanyak 500 personel gabungan untuk menggelar kerja bakti massal di lokasi bekas kebakaran ini, Minggu (6/1) lusa.

"Personel gabungan terdiri dari PPSU Kelurahan Tambora dan kelurahan lain se-kecamatan Tambora, dan Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat. Kerja bakti membersihkan puing sisa kebakaran," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye16967 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11332 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6788 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3662 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1723 personFolmer