You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPRD Garut Pelajari Kode Etik dan Tata Tertib Dewan ke Jakarta
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

DPRD Garut Pelajari Kode Etik dan Tata Tertib DPRD DKI

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, hari ini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD DKI Jakarta.

Kami dengar kalau di Jakarta pelaksanaannya terpisah

Kunker tersebut dilakukan untuk mempelajari kode etik dan tata tertib anggota dewan di Ibukota.

Anggota Badan Kehormatan DPRD Garut, Cucu Rodiyah mengatakan, di daerahnya kode etik dan tata tertib dewan masih mengacu Peraturan Pemerintah (PP) No12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota.

BK DPRD DKI akan Revisi Kode Etik Anggota Dewan

"Kami dengar kalau di Jakarta Pelaksanaannya terpisah karena ada tata tertib DPRD," ujarnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu,  (30/1).

Atas dasar itu, kata Cucu, pihaknya membentuk panitia khusus untuk membahas kode etik dan tata tertib anggota dewan. Pansus tersebut dibentuk agar dapat memperkuat fungsi Badan Kehormatan (BK) DPRD sebagai salah satu alat kelengkapan dewan.

"Kita ingin kelembagaan Badan Kehormatan DPRD Garut dapat ditingkatkan," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik mengatakan, pelaksanaan kode etik dan tata tertib anggota dewan yang diterapkan DPRD DKI telah berjalan sistematis. Kode etik dan tata tertib tersebut harus dipenuhi seluruh pimpinan dan anggota dewan.

"Semuanya sudah terurus dengan baik dan terhubung dengan alat kelengkapan dewan lainnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5884 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2380 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2120 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1717 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1634 personNurito