You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PPKK Pengembangan Las Condet Direnovasi Total Tahun Ini
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

PPKK Pengembangan Las Condet Direnovasi Total Tahun Ini

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta akan merealisasikan renovasi total gedung Pusat Pelatihan Kerja Khusus (PPKK) Pengembangan Las di Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Tahun 2019 ini.

Total anggarannya sebesar Rp 6,9 miliar

Kepala Disnakertrans DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, renovasi total diperlukan karena gedung yang dibangun sejak tahun 1980 tersebut sudah banyak mengalami kerusakan.

"Kami mempertimbangkan aspek keselamatan dan kesehatan para pencari kerja yang dilatih di sana. Kami juga ingin gedung baru nantinya bisa menampung lebih banyak peserta pelatihan," ujarnya, Rabu (6/2).

Dinas Nakertrans DKI Perbanyak Bursa Kerja

Andri menjelaskan, ditargetkan paling lambat Mei mendatang sudah diperoleh pemenang lelang agar pengerjaan bisa dimulai pada bulan Juni.

"Pembangunan ditargetkan selesai paling lama lima bulan. Total anggarannya sebesar Rp 6,9 miliar," terangnya.

Dia menambahkan, selain renovasi total juga akan dilakukan peremajaan terhadap peralatan-peralatan pelatihan serta pembuatan fasilitas kolam untuk pelatihan las di dalam air (underwater welding).  

"Anggaran untuk pengadaan peralatan dan perlengkapan pelatihan di PPKK Pengembangan Las Condet sebesar Rp 6,3 miliar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1168 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1147 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye911 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye909 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye834 personBudhi Firmansyah Surapati