You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hujan Tak Pudarkan Pesona Jakjazz di Setu Babakan
photo Doc - Beritajakarta.id

Pagelaran Jak Jazz di Setu Babakan Meriah

Meski hujan deras mengguyur sejak siang, namun pengunjung tetap antusias menonton pagelaran Jakarta Jazz Festival (Jak Jazz) yang dilangsungkan di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Seni dan Budaya Betawi yang diadakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI mulai 29-30 November di tiga tempat berbeda yakni, Lapangan Banteng, PBB Setu Babakan dan kawasan Kuningan.

Sayang banget hujan deras. Padahal acara jazz di Setu Babakan sesuatu yang beda

Dari sejumlah tenda yang disiapkan panitia, ratusan penonton dengan seksama menikmati alunan musik jazz yang ditampilkan sejumlah musisi jazz kenamaan, seperti Inna Kamarie, Zarro Devega, IKEI Insomaniac, Krintjong Poetri, Pengantar Minum Racun (PMR), dan salah satu maestro jazz Indonesia, Mus Mujiono.

"Sayang banget hujan deras. Padahal acara jazz di Setu Babakan sesuatu yang beda. Karena selama ini Setu Babakan kental dengan nuansa tradisional betawi, seperti pertunjukan lenong atau gambang kromong," kata Heni (32), salah satu penonton.

DKI Siapkan Kejutan di Acara JNF

Wani, salah satu staf pengelola PBB Setu Babakan mengungkapkan, pagelaran Jak Jazz di kawasan memberikan warna tersendiri. Apalagi lokasi ini sudah dikenal dengan unsur tradisionalnya.

"Memang ada warna yang beda. Setu Babakan yang biasanya menampilkan budaya betawi, tapi sekarang ada Jak Jazz," ujar Wani.

Tahun ini Jak Jazz memang menampilkan format yang berbeda dengan Jak Jazz sebelumnya, dimana kali ini penyelenggaraanya mengaktivasi ruang terbuka publik antara lain PBB Setu Babakan, Pasar Santa Kebayoran Baru, dan puncak acara di Plaza Taman Monas Sisi Selatan pada 7 Desember 2014 mendatang.

Dengan konsep yang lebih segar, Jak Jazz kali ini siap menjadi sebuah media bagi para musisi jazz tanah air menuju perhelatan internasional dengan harapan bahwa musik jazz lebih dapat dikenal dan dekat dengan masyarakat dari berbagai kalangan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4578 personNurito
  2. Pemprov DKI Rayakan Paskah Bersama di Kota Tua

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1548 personFakhrizal Fakhri
  3. Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Demi Upaya Pelestarian Lingkungan

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1455 personFakhrizal Fakhri
  4. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1369 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Serukan Perdamaian dan Keharmonisan

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1126 personAldi Geri Lumban Tobing