You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
lokasi tawuran dijaga oleh aparat brimob
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Lokasi Tawuran di Manggarai Dijaga Brimob

Tawuran antar warga Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, dengan warga Gang Tuyul, Manggarai, Jakarta Selatan, kembali pecah, Minggu (30/11). Kesepakatan damai yang sebelumnya ditandatangani sepertinya tidak membuat kedua warga di dua wilayah tersebut mereda.  

Saat ini jumlahnya sudah berkurang, jadi 30 personel untuk berjaga-jaga agar tidak tawuran lagi

Untuk membubarkan tawuran, aparat kepolisian mengerahkan sebanyak 300 personel dari Polsek Menteng dan Brimob. "Saat ini jumlahnya sudah berkurang, jadi 30 personel untuk berjaga-jaga agar tidak tawuran lagi," kata Wakapolsek Menteng, Kompol Nababan, Minggu (30/11).

Pantauan beritajakarta.com, di lapangan puluhan Brimob bersenjata lengkap terlihat berjaga-jaga di sekitar lokasi tawuran.

Warga Tanda Tangani Nota Kesepakatan Damai

Yusti (28), salah seorang warga Tambak menuturkan, tawuran terjadi sejak Sabtu (29/11) malam sekitar pukul 22.30 WIB dan hari ini kembali terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, akibatnya beberapa orang terluka akibat lemparan benda keras.

"Tawuran udah dari semalam dan tadi tawuran lagi sekitar pukul 11.00 WIB dan berhenti sekitar pukul 13.00 WIB setelah ada PM datang ," ujar Yusti.

Menurutnya, seminggu setelah penandatangan kesepakatan damai, warga Manggarai memancing warga Tambak dengan sejumlah teriakan, namun tak dihiraukan.

"Warga tidak menanggapi, tapi semalam warga diserang dengan dilempar, akhirnya terpancing," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye854 personBudhi Firmansyah Surapati