You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas KPKP Tindaklanjuti 24 Laporan Ulat Bulu
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Dinas KPKP Buka Layanan Pengaduan Pengendalian Ulat Bulu

Unit Pelaksana Teknis Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman (UPT P2BPT) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta membuka layanan pengaduan pengendalian ulat bulu di nomor telepon 021-7805236.

Januari 2019 ada 13 laporan

Kepala UPT P2BPT Dinas KPKP DKI Jakarta, Ali Nurdin mengatakan, bagi warga yang merasa terganggu dengan adanya populasi ulat bulu dalam jumlah banyak juga bisa menyampaikan laporan melalui pengurus RT/RW, kelurahan, kecamatan, maupun Suku Dinas KPKP di masing-masing wilayah.

"Penanganan pengendalian ulat bulu akan dilakukan oleh Tim Brigade Proteksi Tanaman P2BPT," ujarnya, Kamis (21/2).

P2BPT Dinas KPKP Lakukan Pengendalian Ulat Bulu di Petamburan

Ali menjelaskan, pihaknya telah menindaklanjuti 24 laporan warga yang memerlukan bantuan penanganan pengendalian ulat bulu.

"Januari 2019 ada 13 laporan. Sementara, untuk bulan Februari hingga hari ini pukul 13.00 sudah ada 11 laporan ditangani," terangnya.

Ali menambakan, hari ini pihaknya melakukan pengendalian ulat bulu di sejumlah lokasi di wilayah RW 04 dan RW 11, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kranat Jati, Jakarta Timur.

"Saya minta masyarakat dapat mengurangi atau tidak beraktivitas di lokasi dengan sebaran ulat bulu sebelum ada penanganan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2897 personAnita Karyati
  2. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1724 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1690 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1689 personNurito
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1675 personNurito