You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kelurahan Pulau Tidung Kembangkan Pertanian Terpadu Pulau Payung
photo Suparni - Beritajakarta.id

Kelurahan Pulau Tidung Kembangkan Pertanian Terpadu di Pulau Payung

Kelurahan Pulau Tidung melakukan pengembangan pertanian di atas lahan pertanian terpadu seluas satu hektare di Pulau Payung, Kepulauan Seribu Selatan.

Jenis sayuran yang dikembangkan seperti kangkung, pakcoy, timun, terong, cabai, dan sayur bayam

Lurah Pulau Tidung, Cecep Suryadi mengatakan, pertanian Pulau Payung oleh Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan disiapkan sebagai salah satu ketahanan pangan dan penghijauan bagi Kepulauan Seribu.  

Kelompok Tani Pulau Payung Panen 38 Kg Kangkung

Pengembangan pertanian tersebut dilakukan oleh pihaknya bekerjasama dengan kelompok tani (Poktan) yang ada di Pulau Payung.

"Jenis sayuran yang dikembangkan seperti kangkung, pakcoy, timun, terong, cabai, dan sayur bayam," tuturnya, Sabtu (23/2).

Sedangkan jenis buah-buhannya meliputi  melon, semangka serta tanaman produktif seperti sukun, tanaman indigofera (tarum). Selain itu, pihaknya juga melakukan pengembangan terhadap pakan ternak kambing. 

Menurutnya, hasil pertanian selain untuk dikonsumsi sendiri oleh warga setempat, sayuran kangkung hasil lahan pertanian kini sudah mulai dijual keluar Pulau Payung seperti Pulau Tidung dan Pulau Pramuka dengan harga Rp 2.000 perikat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7683 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5671 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1630 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1445 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1325 personFakhrizal Fakhri