You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelatihan Wirausaha Industri Baru di Jakut Targetkan 2.960 Peserta
photo Doc - Beritajakarta.id

Pelatihan Wirausaha Industri Baru di Jakut Targetkan 2.960 Peserta

Suku Dinas Perindustrian dan Energi (PE) Jakarta Utara, menargetkan merekrut 2.960 peserta pelatihan pengembangan kewirausahaan terpadu (PKT) industri baru yang akan digelar mulai Maret hingga Oktober 2019. 

Rencana kita gelar mulai 11 Maret ini secara serentak di enam kecamatan. Setiap kegiatan pelatihan diikuti 40 peserta

Kepala Suku Dinas PE Jakarta Utara, Agus Mulyadi menjelaskan, materi pelatihan PKT industri baru terdiri dari empat bidang, yakni fashion, kerajinan tangan, makanan dan minuman serta pembuatan sabun dan pembersih. Pelatihan akan digelar di enam kecamatan sebanyak 74 kali kegiatan.

440 Warga Jakut Sudah Ikut Pelatihan Industri Baru

"Rencana kita gelar mulai 11 Maret ini secara serentak di enam kecamatan. Setiap kegiatan pelatihan diikuti 40 peserta," ujarnya, Senin (25/2).

Dijelaskan Agus, pasca pelatihan pihaknya akan melakukan pendampingan hingga peserta mampu membentuk industri baru.

Untuk memberikan pendampingan, lanjut Agus, saat ini pihaknya sudah merekrut  24 tenaga ahli. Masing-masing kecamatanan akan ditempatkan empat orang pendamping.

"Tahun lalu dari 960 yang kita latih, 70 di antaranya sudah masuk tahap P7 atau mengakses permodalan. Tahun kini kita akan dorong lebih banyak lagi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2114 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1101 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1009 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1006 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye985 personFakhrizal Fakhri