You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
60 PMKS Diamankan Petugas P3S
photo Hendi Kusuma - Beritajakarta.id

Sebulan, 60 PMKS Terjaring Razia

Upaya meminimalisir keberadaan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Di Jakarta Timur, dalam sebulan terakhir, sebanyak 60 PMKS berhasil diamankan dari sejumlah titik lokasi rawan PMKS.

Ada 60 PMKS yang berhasil kami amankan dari lima titik tersebut

Petugas Pelayanan Pengawasan Pengendalian Sosial (P3S), Sudin Sosial Jakarta Timur, M Safari menuturkan, ke-60 PMKS yang diamankan berasal dari sejumlah titik seperti, kawasan eks Kodim Jatinegara, Jl Radin Inten, kawasan PGC, kawasan Kebon Nanas (Jatinegara) dan kolong jembatan Halim. "Ada 60 PMKS yang berhasil kami amankan dari lima titik tersebut," ujar Safari, Kamis (4/12).

Kolong Flyover Kampung Melayu Masih Marak PMKS

Para PMKS yang diamankan tersebut terdiri dari, anak punk, pengemis, preman, pengamen, orang dengan masalah kejiwaan, dan pekerja seks komersil (PSK). Kesemua PMKS tersebut saat ini sudah dikirim ke Panti Sosial di Cipayung. "Semuanya sudah dikirim ke panti sosial di Cipayung," katanya.

Untuk mencegah para PMKS kembali ke jalan, ditambahkan Safari, pihaknya mengerahkan 38 petugas P3S yang terdiri dari enam tim dimana masing-masing tim beranggotakan 6 orang. Petugas tersebut akan berjaga sejak pukul 07.00-22.00 terutama di daerah rawan PMKS.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6149 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1275 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati