You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi B DPRD DKI Minta Pemprov DKI Tingkatkan Omset Bir Pletok IKM
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Pengembangan Usaha Minuman Khas Betawi Harus Lebih Dioptimalkan

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI, meminta Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP) untuk lebih optimal membantu pengembangan usaha minuman khas Betawi.

Ini menunjukkan bahwa minuman khas Betawi ini sudah banyak dimintai masyarakat,

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi mengatakan, saat ini banyak pelaku usaha industri kecil menengah (IKM) yang menggeluti produk minuman khas Betawi yang dikenal dengan nama bir pletok ini.  

Bahkan, menurut Suhaimi, ada beberapa industri rumahan bir pletok yang omzetnya sudah mencapai Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta setiap hari.

Omzet Bisnis IKM Minuman Khas Betawi Capai Jutaan Rupiah

"Ini menunjukkan bahwa minuman khas Betawi ini sudah banyak dimintai masyarakat. Karena itu, dinas terkait harus lebih optimal melakukan pendampingan dan memberi akses modal," ujarnya, Jumat (22/3).

Dia berharap, minuman tradisional Betawi yang terbuat dari bahan-bahan alami dan memiliki cita rasa khas ini dapat menjadi salah satu produk kebanggaan Jakarta.

"Minuman ini bisa jadi suvenir khusus bagi turis asing yang datang ke Jakarta, karena rasanya yang hangat dan segar," tandasnyanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye27410 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1855 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1468 personTiyo Surya Sakti
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1189 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1148 personFakhrizal Fakhri