You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Ahok Kaget SKPD Ramai-ramai Pasang Iklan di TV
photo Doc - Beritajakarta.id

Ahok Kaget SKPD Ramai-ramai Pasang Iklan di TV

Jelang akhir tahun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ramai-ramai melakukan publikasi kegiatan di televisi. Hal tersebut rupanya mengusik Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, yang menilai publikasi itu dilakukan hanya untuk menghabiskan anggaran.

Mending kamu beresin saja PKL-PKL daripada keluar iklan semua

"Gara-gara mau nyerap anggaran, lihat tuh di TV, tiba-tiba ada iklan semua dinas. Saya kaget tuh," kata Ahok, begitu ia biasa disapa di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (10/12).

Dia menilai, SKPD dapat menayangkan iklan karena penerapan sistem e-budgeting belum berjalan maksimal.‎ Ke depan jika dirinya melihat kegiatan tersebut diajukan kembali maka akan langsung dicoret. SKPD terkait pun diminta untuk menghentikan iklan layanan masyarakat tersebut.

Basuki Pasrah Pengesahan APBD Molor

Ahok menyarankan agar anggaran untuk iklan layanan masyarakat, hendaknya digunakan untuk kegiatan yang konkret. Salah satunya untuk penataan pedagang kaki lima (PKL). "Mending kamu beresin saja PKL-PKL daripada keluar iklan semua," tegasnnya.

Beberapa SKPD yang terlihat beriklan di televisi seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI, Dinas Sosial DKI, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah, dan UPT Perparkiran.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7707 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6010 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1651 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1450 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1340 personFakhrizal Fakhri