You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Omset UP2K Semper Timur Capai Jutaan Rupiah Perbulan
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Omset UP2K Semper Timur Capai Jutaan Rupiah Perbulan

Usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) Nining Colection yang melibatkan sejumlah kader PKK Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, terus menggeliat.

Pelatihannya itu dimulai pada 2012. Setelah pelatihan kita bentuk menjadi kelompok usaha,

Ketua UP2K Kelurahan Semper Timur, Neneng Hasanah mengatakan, kelompok usaha yang dirintis dari pelatihan pengolahan limbah menjadi  produk kerajinan tangan layak jual ini, sekarang tiap bulannya mampu meraup omset minimal Rp 7 juta.

Gelar Produk IKM Kreatif di Jakut Raup Omzet Puluhan Juta

"Pelatihannya itu dimulai pada 2012. Setelah pelatihan kita bentuk menjadi kelompok usaha," ujarnya, Selasa (11/6).

Diungkapkan Neneng, usaha kelompok ini sempat mengalami pasang surut dan pada tahun 2014 mengalami vakum produksi. Baru, pada 2016 setelah tersentuh program pengembangan kewirausahaan terpadu (PKT) PemDprov DKI , usaha kerajinan kembali menggeliat.

Setelah kembali aktif, Nining Colection terus mengembangkan varian produk seperti kerajinan bunga, tas printing, bros dan gelas kreatif. Untuk setiap produk, Neneng mengaku membanderol dengan harga mulai Rp 10 ribu hingga Rp 350 ribu.

"Yang aktif rutin kita ada empat anggota. Setiap bulan omset bisa mencapai sekitar Rp 7 juta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12151 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1364 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1342 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1304 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1009 personBudhi Firmansyah Surapati