You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi D DPRD DKI Minta Pemprov DKI Perbanyak Pembangunan TMB
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Komisi D Minta Taman Maju Bersama Diperbanyak

Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, meminta pemprov untuk memperbanyak pembangunan Taman Maju Bersama (TMB) pada tahun ini.

Kalau bisa keberadaan TMB bukan hanya di wilayah kelurahan, tapi setiap RW,

Anggota Komisi D, Abdul Ghoni mengatakan, selain jadi sarana olahraga dan interaksi masyarakat, TMB  juga dapat meminimalisir tawuran remaja karena adanya wadah untuk berkumpul yang positif.

Pisang Cavendish Dibudidayakan di RPTRA Melati Duri Pulo

"Kalau bisa keberadaan TMB bukan hanya di wilayah kelurahan, tapi setiap RW," ujarnya, Rabu (12/6).

Hal senada diutarakan anggota Komisi D DPRD lainnya, Pantas Nainggolan. Menurut dia, total jumlah TMB yang mencapai 290 saat ini masih belum cukup.

Karena itu, kata Pantas, pemprov harus berupaya maksimal agar TMB dapat dibangun di setiap wilayah RW untuk tempat berinteraksi warga  sehingga tercipta kegiatan yang positif.

"Untuk dana pembangunan TMB, saya kira pemprov tidak ada masalah. Pembangunan TMB terus diperbanyak karena keberadaannya sangat positif," tandasnya.

Pada tahun ini, Pemprov DKI Jakarta telah merencanakan pembangunan 16 TMB yang tersebar lima wilayah kota dan Kepulauan Seribu dengan total anggaran Rp 40 miliar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2190 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1154 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1073 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1073 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1033 personFakhrizal Fakhri