You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
10 Kilogram Sayuran Organik Dipanen Dari RPTRA Anggrek Bintaro
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

10 Kilogram Sayuran Organik Dipanen di RPTRA Anggrek Bintaro

Sebanyak 10 kilogram sayuran organik hasil urban farming (pertanian perkotaan) berhasil dipanen di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Anggrek Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Ini menjadi panen kesembilan

Kordinator pengelola RPTRA Anggrek Bintaro, Tyas Prestyastuti mengatakan, 10 kilogram sayuran yang dipanen terdiri dari sembilan kilogram kangkung dan satu kilogram kale.

"Ini menjadi panen kesembilan. Hasil panen ada yang kami jual dan dibagikan kepada pengelola RPTRA," ujarnya, Kamis (27/6).

Dinas KPKP Adakan Pelatihan Peserta Pengembangan Kewirausahaan Terpadu

Tyas menjelaskan, penerapan pertanian perkotaan sudah dimulai sejak Maret 2018 oleh enam orang pengelola RPTRA Anggrek Bintaro.

"Pertanian perkotaan di sini mengaplikasikan metode hidroponik karena mudah dan tidak memerlukan biaya besar," terangnya.

Sementara, pengelola RPTRA lainnya, Aisyah menuturkan, praktik urban farming di RPTRA Anggrek Bintaro sudah banyak mendatangkan manfaat ekonomi dari hasil penjualan sayuran.

"Kami punya langganan tetap, salah satunya SMA Negeri 70 yang rutin membeli sampel sayuran organik. Untuk hasil penjualan menjadi pemasukan kas RPTRA Anggrek Bintaro," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23215 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1834 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1176 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1110 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye906 personFakhrizal Fakhri