You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gerakan Kurangi Sampah Plastik Digelar di Pulau Sebira
photo Suparni - Beritajakarta.id

Kampanye Gerakan Kurangi Sampah Plastik Terus Digencarkan

Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) Kepulauan Seribu terus menggencarkan kampanye gerakan kurangi sampah plastik di Pulau Sebira, Kepulauan Seribu Utara.

Kegiatan ini merupakan upayanya mengurangi sampah plastik,

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha Sudin Parbud Kepulauan Seribu, Neneng Rohaneni mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya membagikan sebanyak 40 tumbler secara gratis untuk mengurangi penggunaan kemasan minuman dan mengurangi sampah plastik.

Pemkab Terus Gencarkan Penggunaan Tumbler

"Kegiatan ini merupakan upayanya mengurangi sampah plastik dan menciptakan pulau yang bersih dan indah," ujarnya, Kamis (4/7).

Dikatakan Neneng kondisi yang bersih dan indah harus terus dipertahankan dan kesadaran warga juga harus terus ditumbuhkan.

"Yang terpenting adalah sosialisasinya, sehingga pesan tersebut langsung sampai ke warga," katanya.

Ditambahkan Neneng, upaya lain yang telah dilakukan pihaknya untuk memajukan sektor pariwisata di Pulau Sebira di antaranya, pembinaan seni tari dan budaya lokal kepada anak dan remaja. Ini dilakukan, agar para anak dan remaja siap saat dibutuhkan untuk menerima tamu atau wisatawan yang datang ke Pulau Sebira.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye26492 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11415 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6841 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3744 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1786 personFolmer